Pusat Pengembangan Bioteknologi
Universitas Muhammadiyah Malang
Pusat Pengembangan Bioteknologi
Universitas Muhammadiyah Malang

Sejarah

 

 SEJARAH PUSAT PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG


Berdirinya pusat pengembangan bioteknologi dilatarbelakangi oleh penetapan UMM sebagai perguruan tinggi muhammadiyah yang akan menangani kegiatan penelitian  di dalam bidang bioteknologi oleh Rakernas pimpinan perguruan tinggi muhammadiyah seluruh Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta tanggal 9-11 Agustus 1991. Untuk merealisasi kegiatan tersebut, maka dibentuklah Pusat Bioteknologi Pertanian yang kemudian berganti nama dengan Pusat Pengembangan Bioteknologi (Pusbang Biotek) dengan SK Rektor UMM No. E.2/2363/UMM/XI/1991 diikuti dengan SK No.25/SK-Pem/XII/2005.

Pusbang Biotek ini didukung dengan adanya sumber daya manusia yang cukup memadai dari Fakultas Pertanian dan Peternakan (jurusan agronomi,kehutanan,ITP,peternakan dan perikanan), FKIP jurusan Biologi, Fakultas kedokteran serta Fakultas Kesehatan, Jurusan Farmasi dan Akademi Keperawatan untuk mengembangkan penelitian bioteknologi di bidang pertanian dan peternakan sebagai realisasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rakernas pimpinan  Perguruan Tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia juga memutuskan dan menetapkan bahwa pusbang biotek memiliki organisasi dan struktur personalia sebagaimana terlampir dalam link ini. Sedangkan program kegiatan dan jadwal pelaksanaan diatur tersendiri dengan mempertimbangkan kemampuan dan kondisi yang ada.

Pusbang biotek mampu memformulasikan program jangka pendek, menengah dan panjang  penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dan peternakan, biologi maupun kedokateran serta juga dapat memanfaatkan sumber daya dari dalam maupun dari luar Pusbang Biotek  UMM dan memobilisasi sumber daya secara optimum dari industri maupun mitra strategis.

Shared: